Thursday, November 23, 2006

Sok sibuk

Sepuluh bulan banyak yang terjadi. Pindah rumah, pindah sekolah dan kesibukan baru sebagai ibu rumah tangga. Saking sok sibuknya, belum sempat nulis lagi di blog ini. Dan saking asiknya menjalani peran baru, jadi lebih sering nulis di blog anak-anak. Jadi kalau ada yang pengen ngintip, ke blog pram & rendra (www.pram-rendra.blogspot.com) aja ya. See you!

Monday, January 02, 2006

Lagi-lagi, Dia menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya

Pagi itu aku tertegun. Handphone masih tergenggam di tangan. Komputer masih menyala dan suara dengungnya masih terdengar. Baru saja ada kabar bahwa aku bisa mulai menulis. Aku bisa bergabung.

Pekerjaan ini adalah jenis pekerjaan yang kuidam-idamkan dari dulu. Pertama, karena menulis. Aku suka menulis dan tak pernah terbayangkan dalam pikiranku melakukan pekerjaan lain selain menulis. Kedua, pekerjaan ini honornya lumayan. Ketiga, pekerjaan ini bisa dilakukan di rumah! Wow

Jadi, pekerjaanku sekarang adalah menulis skenario sinetron. Aku bergabung dengan seorang teman lama yang memang penulis skenario dari dulu. Aku jadi salah satu penulisnya. Aku sama sekali tak perlu datang ke kantor di Tebet, kecuali kalau pengen main. Setiap pekerjaan dikirim via email dan kukirim via email juga. Seminggu aku mengerjakan sekitar 2 episode. Dan aku dibayar per episode, yang besarnya lumayan. Satu episode rata-rata berisi 30 scene, dan biasanya kukerjakan selama 9 jam, sampai saat ini. Jadi satu episode kelar satu hari. Praktis aku cuma kerja 2 hari selama seminggu dengan gaji yang sama bahkan bisa lebih dari di McCann. Gak perlu transport, gak perlu makan siang. Kebayang kan!

Aku jadi tertegun. Tuhan kok sayang banget ya sama aku. Tuhan mengajukan namaku ke manajemen McCann untuk di-PHK. Jadi kan aku bisa dapat pesangon yang lumayan gede. Trus aku juga bisa dapet pekerjaan yang lebih menarik. Trus aku juga bisa kerja di rumah sambil nemenin anak-anak. Ya ampun... Tuhan baik banget!

Jadi teringat lagi perasaanku waktu di-PHK dulu. Gundah, sedih, takut gak dapet pekerjaan lagi. Lalu aku menganggap peristiwa itu sebagai cobaan. Tapi lihat... kurang dari dua bulan kemudian aku langsung menganggapnya sebagai sebuah anugerah besar. Yah, sekali lagi Dia menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya, bagiku.

Saturday, November 26, 2005

Take your time

Wah, lama gak ngisi blog padahal banyak sekali yang terjadi. Ini pertama kalinya nulis blog di rumah. Kenapa? Karena memang saya sekarang tinggal di rumah saja. Kenapa? Karena tanggal 31 September kemarin, bersama sekitar 40 orang teman senasib, saya dirumahkan. Tau dong, McCann lay off besar2an.

Wah, sejak tanggal itu banyak sebenarnya yang terjadi. Banyak juga yang saya rasakan. Seperti acara outing creative di Anyer, outing sekaligus perpisahan. Saat kami semua orang creative McCann –yang di-lay off maupun yang stay—memakai kaos hitam bertuliskan “Black Friday 30 September 2005”. Acara yang seru, banyak yang mabuk dan dimabukkan (hihihi), pesta makanan laut, games2 dengan hadiah voucher Carrefour, lalu doorprize yang ringan dan lucu. Seru… dan mengharukan. Pulang dari sana, juga besok-besoknya saya sempat merasa sedih. Sedih… kehilangan… rasanya begitu cepat. Dalam sehari saya kehilangan semua itu. Teman, pekerjaan, rutinitas, kesibukan.

Tapi betapa beruntungnya saya karena diberi hiburan yang sangat menyenangkan oleh Tuhan. Siapa lagi kalau bukan dua lelaki kecil pujaan hati di rumah… Pram dan Rendra. Sejak hari perumahan itu, saya pun menghabiskan hari-hari saya dengan mereka. Sekarang saya bisa menyambut mereka pulang sekolah, menggantikan seragam mereka dengan baju rumah, menyuapi mereka, menemani mereka bikin pe-er, menemani mereka les, dan menidurkan mereka setiap malam. Wah… rasanya luar biasa! Mereka tentu saja senang. Si sulung bahkan bilang dia ingin seterusnya seperti ini. Biar bapaknya saja yang kerja dan saya di rumah. Hehe…

Sekarang hampir sebulan saya jadi full time mother. Saya sempat freelance sebentar, sebuah pekerjaan simpel dan hanya perlu satu kali keluar rumah. Lalu sempat juga interview dengan head hunter. Dan saya betul-betul tak menduga apa yang selanjutnya saya rasakan. Awalnya, saya berpikir tidak akan tahan hanya tinggal di rumah dan tidak bekerja. Tapi pertemuan dengan head hunter membuat saya ragu akan hal itu. Ketika dia mulai cerita tentang perusahaan yang bakal meng-hire saya, tentang pekerjaannya, sistemnya, suasana kantornya, tiba-tiba saya langsung kangen pada Pram dan Rendra. Tiba-tiba saya merasa sedih harus meninggalkan mereka lagi. Dan sejak hari itu, saya makin menikmati waktu-waktu saya di rumah. Saya tidak lagi terlalu senewen seperti hari-hari pertama. Begitu juga ketika ada tawaran untuk interview lagi. Bukannya semangat, saya malah takut kehilangan waktu-waktu indah bersama dua jagoan saya.

Saya lalu bertanya-tanya pada diri saya sendiri, sebetulnya apa yang paling saya harapkan saat ini. Dapat pekerjaan lagi, atau tinggal di rumah dan jadi full time mother. Well, masih banyak waktu untuk berpikir. Lihat saja nanti.

Thursday, September 22, 2005

Mendung pagi ini

Aku sungguh tak mengerti, ada apa di antara kita
Ketika aku duduk di depanmu untuk bicara
Jalan pikiranmu begitu sulit kucerna
Raut wajahmu tak lagi mempesona.

Aku sungguh tak mengerti, ada apa di antara kita
Semua rasa telah kubuka
Pendapatmu selalu kupinta
Tapi mengapa... pada akhirnya kaucela juga.

Aku sungguh tak mengerti, ada apa di antara kita
Ketika kucoba dengar apa yang kaurasa
Ketika kucoba buat apa yang kausuka
Yang kuterima akhirnya... duka juga.

Aku sungguh tak mengerti

Tuesday, September 20, 2005

Tujuh tahun berlalu...

closeup
Sejak kita berdua bersujud di depanNya...

janji
Sejak kita bersumpah setia...
"for better or worse, till death do us apart"

cincinkuh
Sejak kita saling mengikat cinta...

resmi deh
Sejak kau adalah milikku dan aku adalah milikmu...

hosti
Berbagi tubuhNya...

anggur
Berbagi darahNya...

famgelapsenyum
Nyatanya cinta itu tak memudar... sekarang dan selamanya.
Happy Anniversary, my love.

Tuesday, August 23, 2005

Duh...

Sebanyak 131 unit bus kota yang trayeknya selama ini bersinggungan dengan Busway Koridor I Blok M-Kota dengan garis persinggungan di antara 50 persen akan dialihkan ke trayek lain. Uji coba peralihan trayek itu mulai dlakukan Rabu (24/8).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Rustam Effendi menyampaikan hal itu di Balai Kota Senin (22/8). Peralihan trayek itu bertujuan meningkatkan fungsi bus feeder atau bus pengumpan untuk bus busway sekaligus dalam rangka pelaksanaan program transportasi massal di Jakarta.

Bus-bus yang beralih trayek itu adalah PPD (Pengangkutan Penumpang Djakarta), Mayasari Bakti, Steady Safe, dan Hiba Utama. Sebelumnya, bus-bus yang memiliki garis persinggungan 100 persen dengan Busway Koridor I sudah lebih dulu dialihkan trayeknya. Bus-bus itu awalnya memiliki trayek Blok M-Kota melalui Sudirman, Thamrin dan Hayam Wuruk.

Dengan adanya peralihan ini, diharapkan, arus lalu lintas di Busway Koridor I tidak lagi terlalu padat. Rustam menambahkan, warga yang selama ini menggunakan jasa bus-bus itu diharapkan beralih ke bus busway.



Kedengerannya bagus dan sepele yah proyek ini. Tapi tau gak sih... bahwa pengalihan trayek angkutan umum ini sangat merepotkan dan (lagi-lagi) membebankan masyarakat? Judul asli dari proyek ini adalah pemaksaan! Pemaksaan untuk menggunakan busway tanpa melihat manfaatnya secara jelas!

Hiks, sedih deh. Aku sih gak kena dampaknya. Aku gak pernah pakai jasa angkutan umum seperti PPD dan kawan2nya. Tiap pagi berangkat ke kantor naik omprengan, itu lho mobil2 pribadi yang menuju Thamrin sambil ngangkutin penumpang. Pulangnya selalu bareng suami, naik mobil sendiri. Tapi... aku kasihan sama orang2 lain pengguna angkutan umum ini. Hidup mereka udah berat, tambah diberatin lagi.

Tadi pagi, seperti biasa aku naik omprengan menuju kantor, semobil dengan orang2 yang berkantor di sepanjang Sudirman-Thamrin. Duh, pagi ini macetnya luar biasa! Berangkat jam 8.30... jam 9.30 masih di Jatibening! Itu setelah mobil merambat semeter demi semeter. Sambil terkantuk-kantuk kebosanan, aku mendengarkan pembicaraan penumpang lain yang duduk di belakang.

Mereka mengeluh, sekarang makin sulit menggunakan angkutan umum. Yang tadinya sekali naik bus bisa langsung sampai kantor di Tanah Abang atau Kota, harus berhenti dulu di Komdak, lalu nyambung dengan busway. Yang tadinya bisa tidur di bus sampai Blok M, sekarang harus turun di tengah jalan untuk nyambung lagi naik busway. Pokoknya, mereka harus naik busway. Berat buat mereka. Bukan cuma repot... yang lebih berat lagi adalah ongkosnya yang jadi berlipat!

Kenapa sih... para pembuat peraturan itu gak lihat2 dulu ke bawah sebelum bikin peraturan. Bukannya segala fasilitas itu dibuat untuk menyejahterakan masyarakat ya, kenapa kok kebanyakan malah menyengsarakan?

Masih tersendat-sendat di kemacetan... mobil memasuki gerbang tol dalam kota. Terbaca pengumuman besar di traffic sign: Tarif Tol Naik. Gol 1 Rp 4500, Gol 2A Rp 6000, Gol 2B Rp 7500.

Duh...

Monday, August 22, 2005

Tralala Trilili

Yippieeee!!!
Lagi seneng banget nih. Ada orang baik mau kasih aku novel. Tralala... trilili... senangnya rasa hati :)

Tau-tau, orang baik itu nanya "Kamu suka buku apa?" Aku bilang "Buku? Apa ya... aku sih sukanya novel." "Novel apa?" "Mm... ya macem2." Lihat gelagatnya... aku jadi tau bahwa dia mau beliin aku buku! Horeee!

Tadinya sempet sok bilang "Ah, gak usahlah..." Eh sepuluh detik kemudian langsung bilang "Aku mau The Name of The Rose dong, yang bahasa Inggris." Huahaha... ketahuan banget, matanya berbinar2 gitu.

Lalu si orang baik itu langsung mengiyakan "Oke!" Duuuh... seneng banget deh. Udah lama pengen buku itu, tapinya yang bahasa Inggris rada mahal, sedangkan yang bahasa Indo my hubby gak mau.

the name of the rose

3 hari lalu, aku baru beli 24 Wajah Billy karangan Daniel Keyes dan Wanita karangan Paul I Wellman, selain buku2 bacaan untuk Pram & Rendra. 24 Wajah Billy lagi dilalap di sela2 kesibukan kantor, sedangkan Wanita... dulu sih jaman SMA udah pernah baca, tapi bukunya ilang. Jadi cuma buat koleksi dan kalau kangen baca2 lagi. Masih ada kepengenan yang belum terwujud nih, mengoleksi buku HC Andersen selengkap2nya, juga triloginya Pearl S Buck yang dapat Pulitzer. Dulu bacanya jaman SMA juga, dan bukunya pada ilang juga. Hiks...

24 wajah billy

wanita

Jadi, orang baik, makasih banget ya mau beliin aku novel baru. Aku seneng banget deh. Trus kalau gak salah denger... tadi dirimu juga tanya ke aku "Kalau Galileo's Daughter kamu suka gak?" Yang langsung aku jawab "Suka!" itu lho... Uhm, aku jadi bertanya-tanya apakah maksudnya kamu akan membelikanku novel yang itu juga... atau gimana...

Hihihihi... kayanya aku musti tralala trilili lagi niiiiih :)))